Kamis, 01 Oktober 2015

Kasih Hati Maunya Jantung (1)


Gambar Ilustrasi

Masih jelas terngiang di pikiran kita akan proses pesta demokrasi yang sudah dilaksanakan serentak di se antero Indonesia pada bulan April 2014 kemarin. Masyarakat menggunakan hak suaranya untuk memilih anggota legislatif yang di anggap layak menduduki sebuah kursi penghasil uang di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Baik DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten dan Kota serta DPD RI.
Saya mungkin akan lebih melirik, para peserta kompetisi yang berhasil duduk di DPR RI dan DPD RI. Untuk sekedar flashback, saya akan menguraikan data suara yang di peroleh dari kedua para calon yang mewakili rakyat maupun daerah di gedung megah yang ada di senayan sana.
Pertama kita alihkan dulu perhatian kita ke pemenang kursi DPR RI. Calon Gubernur Nomor Urut 1 pada saat itu maju sebagai Calon Anggota DPR RI dengan menggunakan kendaraan PDI Perjuangan. Dan tak tanggung-tanggung memperoleh suara sebanyak 237.620 suara yang di raup dari 15 Kabupaten dan kota se Sulawesi utara. Karena dari jumlah penduduk Sulawesi utara hanya memiliki satu Dapil.

Kedua Maya Rumantir yang juga sebagai Calon Gubernur Nomor Urut 2 yang sebelumnya adalah anggota DPD RI utusan daerah Sulawesi utara. Maya memperoleh 187.878 suara dan menduduki posisi pertama pada pemilihan anggota Senat tersebut.
Pada saat di langsungkannya pileg 2014 tersebut, ada setidaknya 1.800.000 pemilih  dan ada 2.383.000 penduduk Sulawesi utara yang menaruh asa kepada mereka untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat Sulawesi utara. Memang secara khusus hanya 237.620 yang memilih Olly Dondokambey dan 187.620 yang memilih Maya Rumantir. Namun secara umum merekalah yang mewakili Sulawesi Utara di Senayan.

Coba kita ingat kembali apa janji kampanye yang di berikan kedua manusia yang sudah membodohi masyarakat Sulawesi Utara, pasti sangat membuat surga kecil dalam telinga kita. Dengan iming-iming memajukan daerah dan kesejateraaan rakyat. Nah sekarang apa faktanya. Baru setahun di lantik kedua orang ini malah adu kekuatan di panggung politik lewat Pilgub Sulawesi Utara pada 9 Desember 2015 nanti. Apakah itu yang dikatakan pemimpin,pembela atau wakil rakyat?
Jelas saja dari mundurnya Olly dan Maya untuk mengikuti Kompetisi pilgub, posisi mereka harus tergantikan oleh orang orang yang tidak terpilih pada Pileg 2014 lalu. Maya Rumantir yang pastinya akan di gantikan oleh Stevanus B Liow ataukah Maharany Pua. Begitu juga Olly yang akan di gantikan oleh kader Partai PDIP yang tidak di pilih oleh rakyat.

“Di kasih hati maunya jantung”, Mungkin itulah kalimat yang pantas di lontarkan kepada ke dua  calon gubernur ini. Setelah banyak masyarakat yang percaya dan berharap mereka dapat mewakili masyarakat Sulawesi Utara di Pusat, mereka malahan memberi kebohongan dengan lari dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat, dan malahan mencari kue yang lebih besar untuk di santap dengan dalil menjadi calon Gubernur atau menjadi Pimpinan di tanah nyiur melambai.
Apa sudah tidak ada rasa malu? Yah mungkin saja. Ibarat anda telah di beri sebidang tanah untuk di garap menjadi kebun, tetapi mengharapkan tanah yang lebih yang sudah siap di panen. Inilah realita kerakusan yang terjadi di kalangan elit politik di tanah ini. Hanya untuk mendapatkan jatah DB 1, mereka rela untuk melepas tanggung jawab dan menjadi pecundang bagi rakyat yang telah mereka tebarkan janji saat berkampanya.

Coba Tanya , kenapa pak Olly dan Maya mencalonkan diri sebagai Gubernur. Pasti jawabannya agar Sulut bisa lebih maju dan masyarakat bisa sejahtra. Jiaahh kan, jawabannya tetap saja sama seperti saat mereka mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Basiiii. Kalau ada jawaban yang lain, pasti itu “surga telinga’. Kenapa? Apa bedanya anda di senayan dan di Manado? Malahan saya rasa dengan adanya kalian di sana yang sudah berpengalaman, bisa lebih mudah menjalankan janji kampanye dan juga sebagai tugas untuk mensejahtrakan rakyat Sulawesi Utara.



Octav Singal

Jumat, 25 September 2015

Berikan Villa Kasih Sayang Ayah dan Bunda


Gavrilla Nachio Singal

 "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatu”

 Teruntuk ayahku tersayang..... Dear ayah, Bagaimana kabar ayah hari ini? Semoga ayah baik-baik saja, Villa juga di sini baik-baik saja ayah. Allah sayang banget sama Villa. Allah juga yang menyuruh Villa menulis surat ini untuk ayah, sebagai bukti cinta Villa sama  ayah,. ingin sekali Villa menyapa laki-laki yang telah membuat Villa Biza hadir d dunia, dan perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk Villa diami selama 9 bulan 10 hari.

Ayah, sebenarnya Villa ingin lebih lama di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi ayah dan bunda menginginkan kehadiran Villa, jadi sebagai anak yang baik, Villa pun rela menukarkan kehidupan Villa demi kebahagiaan ayah. Villa merasa seperti anak yang tidak dihargai dan tidak diinginkan. Tapi Villa tidak kecewa kok ayah...mungkin ayah lebih bahagia meninggalkan Villa sendiri di rumah,diatas ranjang ataupun didalam ayuna., Ayah, Villa mau cerita, villa pernah menangis dan bertanya kepada Allah, mengapa ayah sering meninggalkan Villa. Apakah ayah lebih bahagia dengan orang-orang di luar sana d bandingkan Villa? ataukah pekerjaan dan sahabat ayah yang lebih berharga dari pada Villa,? sehingga ayah membiarkan Villa sendirian di sini? Apa ayah tidak sayang sama Villa? Ayah tidak ingin mencium villa? Ayah tidak ingin bermain dgn Villa? Ayah tidak ingin membuatkan sebotol susu untuk Villa? Kenapa ayah tidak berusaha bicarakan semuanya baik-baik dengan bunda?.  Haruskah Villa dikorbankan dari keegoisan ayah dan bunda? Kenapa ayah membuat villa jadi anak yg tak merasakan kasih cƴªng seorang ayah sepenuhnya?

Ayah Villa ingin merasakan kasih sayang dari ayah dan bunda,usia Villa terlalu muda untuk menerima semua ini ayah. Villa ingin jadi anak yang berbakti pada kedua oanrg tua. Allah itu baik banget, Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat nasuha. Bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng. Tolong ayah tolong bunda ruba semua demi Villa,, kasih villa kesempatan hidup di dunia menemani dan merawat ayah dan bunda saat ayah dan bunda tua kelak. Villa sayang banget sama ayah dan bunda Ayah tengok villa ya ? Villa sayang ayah dan bunda. Amin

"Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatu”

Sabtu, 15 Agustus 2015

KPMIBU Cabang Manado "Buang Ludah Ka Atas"

"Maksud Le Hasan? Inilah pertanyaan yang lagi trend dikalangan kaula muda saat ini! dan saya rasa ini pantas di tujukan buat KPMIBU Cabang Manado yang saat ini sedang berusaha "bekeng kacau" kegiatan yang bertajuk Funbike Gowes Sunset dan Bolmut Glow Run 2015 (include : sosialisasi bahaya narkoba,HIV/AIDS dan pergaulan bebas" ( Termasuk Penyalagunaan KOMIX dan EhaBond) Lem Spatu dengan obat batuk ) yang skarang banyak  ta ambor di lapangan kembar dpe sampah.

Mari torang Jabarkan dulu arti dari thema kegiatan Pemuda Bolmut:
1. Fun Bike merupakan suatu kegiatan yang sengaja di gagas, untuk membiasakan masyarakat berolahraga lewat bersepeda.(kan bolmut pe cita-cita suka jadi kabupaten sehat).

2. Glow Run juga salah satu trend budaya dunia yang mengajak masyarakat rajin olahraga, lewat kegiatan berlari (Glow - Cahaya, Run - Lari)  bukan Goyang DJ atau goyang JD.

Permberitaan yang di ciptakan KPMIBU Cabang Manado lewat media online :

http://www.detikawanua.com/2015/08/gluw-run-yang-di-gelar-knpi-bolmut.html?m=1

dalam postingan tersebut, jelas sumber yang merupakan Ketua KPMIBU Cabang Manado sama sekali tidak paham konsep kegiatan, karena tidak pernah menyinggung penjabaran dari kegiatan tersebut (dorang bilang Glow Run itu Goyang DJ) dan membuat kritikan bahwa itu suatu kegiatan menendang budaya lokal.

Jadi wujud keberangan yang timbul dari Pemuda Bolmut saya rasa tidak salah!

Perbandingan:  Tanggal 07 Agustus 2015 pada acara Bersepeda yang di gagas Pemda Bolmut dan Finish di Kantor Disparkominfo yang melibatkan para PNS dan siswa dari tingkatan SD sampai SMU/SMK . setelah finish dari bersepeda yang di pimpin Bupati Bolmut, penyelenggara dengan sengajanya menampilkan Tarian Zumba yang di tonton Oleh Anak SD sampai SMU (Saya rasa pembaca sangat tau gerakan dan pakaian kalau melakukan tarian ini). sebelumnya bersamaan dengan pembukaan Bolmut EXPO 2015 penyelenggara malahan menampilkan tarian Babilon dan budaya dari daerah lain.

Pertanyaan : Di saat pemerintah yang melakukan sikap seperti itu, "Di mana Ngoni?" tako dapa kunci anggaran? kenapa tidak ada gerakan protes atau apa kek agar pemerintah sadar bahwa budaya Daerah itu penting untuk di jaga dan di lestarikan.
Jawab !!!! (Ato Mo Jawab Akang)

"Ba Ludah Di Muka Sandiri " Inilah yang pantas di layangkan pemuda Bolmut kepada sesama pemuda yang protes tapi tidak tahu konsep serta kegiatan yang tersusun. apa yang sebagian anggota KPMIBU cabang Manado bekeng di Manado? so butul ? (So pernah Ley)

Sangat jelas jika FunBike dan Bolmut GlowRun adalah konsep untuk mempromosikan daerah ke arah yang lebih luas, bukan hanya jalan di tempat. juga sebagai upaya penyadaran kepada anak-anak di bawah umur karena sebagai generasi penerus daerah, negara dan Agama.

(Masih Mo Lanjut. Jawab Dulu yang itu)