'Kasino' seakan tidak punya batas kepuasan dan tidak kehabisan stok tinta untuk kembali berkreasi lewat tulisan dan menyerang kami para pemula didunia tulis-menulis lewat blog andalan gratisan kronig Mongondow(eh blog saya juga gratisan heheeh) . Dan itu terjadi untuk kesekian kalinya. Iya, sesering itu saya mendengar dan membaca si 'Kasino' sok tau memotivasi teman-teman wartawan , sok pintar, menggurui, merasa jalan hidupnya paling benar, seakan mengetahui seluk beluk permasalahan ,padahal entah rimbanya ada dimana.
Bung 'Kasino' tulisan yang tertuang di blog Kronig Mongondow memang tidak memerlukan tinta (ekh diatas kita tulis tidak kehabisan tinta, ahkk biar jo. Pemula kwa) untuk menjadikannya sebuah bacaan. Tapi bung kasino seakan (menurut adew) menggambarkan bahwa Bung 'Kasino' buta Hurup eh huruf, buta sejarah (asal masalah) dan juga tidak paham benar dengan realitas sosial Kotamobagu saat ini karena dengan berani menyematkan kalimat seakan menghina kami, dan tidak beda dengan apa yang diucapkan selebriti pendatang baru totabuan, Olden Wein Kalalang.
Bung 'Kasino' memang untuk urusan menulis harus saya akui jagonya. Tidak butuh waktu lama jika ingin menulis sesuatu dan dituangkan ke blog kronig mongondow. Malahan jika saya punya kapasitas memberi gelar, 'Kasino' akan saya sematkan gelar 'Flashman' dalam hal tulis menulis. Heheheh. Ah, maaf saya jadi melantur.
Sebagai Wartawan junior, saya menghargai dan mengagumi sikap dan usaha Bung untuk menulis. Lebih dari itu saya menganggap jika tulisan bung 'Kasino' akhir-akhirnya ini kayaknya agak tidak berbobot dan tidak jauh beda dengan tulisan kami para junior yang sedang ditindas senior 'Kasino' lewat tulisan.
Sikap Bung 'Kasino' yang ahistoris membuat saya, apa kata yang tepat ya? Jijik? Ah bukan, apa kata yang lebih santun, memuakan mungkin? Ah sudahlah, intinya serupa itulah. Saya sendiri sangat yakin, sesudah melihat tulisan ini pasti bung kasino dalam benaknya akan berkata "Tulisan tidak berarah dan tidak punya bobot, atau disuruh belajar tata bahasa kembali". Itulah kami junior yang masih perlu siraman tinta. Tapi kok bukan siraman tinta agar lebih bisa menulis yang kami dapat, malahan hinaan,cacian hingga diberi gelar "wartawan di BMR tak lebih dari sekumpulan orang tolol, arogan, sok jago, yang merasa paling benar sendiri"
Seperti dalam tulisan blog kakaw.
(http://kronikmongondow.blogspot.co.id/2016/10/berita-picek-ditulis-si-tuli-mengutip.html?m=1)
Bung 'Kasino', intinya permasalahan kenapa Selebirit eh Selebriti pendatang baru, Olden Wein Kalalang dilaporkan. Alurnya berawal dari pemberitaan seorang pasien BPJS dengan diagnosa TB dipulangkan pihak RSUD Kotamobagu (Menurut keluarga pasien). Sedangkan menurut pihak RSUD Kotamobagu pasien melarikan diri. (Dibuktikan dengan infus yang masih terpasang ditangan pasien). Mobahas kembali ini cerita panjang kwaa. Intinya kalau pasien lari, tidak masuk akal. ketidakmungkinannya pasti bisa diterawang sendiri.
Buntut dari masalah itu, kemudian diberitakan oleh teman-teman. Nah, dari sinilah ketidakterimaan para beberapa tenaga medis di RSUD Kotamobagu, kemudian dijadikan bahan diskusi lewat status Facebook Milik teman saya Yasin Kobandaha, dan kemudian dikomentari oleh Olden Wein Kalalang dengan kalimat 'bobou' penghinaan.
Kakaw 'Kasino' sendiri saya rasa sudah paham dengan alur peristiwa, hingga si Olden dilaporkan. Kan kakaw so senior jadi nd perlu mo jelaskan panjang lebar. Intinya sama yang seperti saya katakan, Kakaw Kasino pulang dulu ka mogolaing kong lia akang so apa yang ada jadi di Kotamobagu ini (sedang lapangan Mogolaing so jadi apa skarang, Kakaw nintau stw). Jangan cuma baforo di sana kong mo batulis auaaa.Skali-skali duduk minum kopi kwa dulu dengan torang. Hehehe.
Arah tulisan ini pasti saya rasa akan mendapat hinaan, tapi ingat kami masih Junior kakaw. Tolong dibekali ne jangan dibully iii...
